Senin, 19 Mei 2014

Kita Hidup Di Jaman

tekhnologi semakin canggih, kecanggihannya pun mulai memanjakan manusia. di era yang serba digital ini semua kena imbasnya. termasuk musik. cara mendapatkan hasil rekaman musik dari penyanyi / grup band pun kini sangat mudah didapat. untuk cara halal-nya, biasa meng-unduh lewat situs resmi seperti iTunes, Amazon dan lainnya. namun, ada juga cara haram-nya, yaitu dengan mengunduh lewat berbagai macam situs dengan tanpa bayaran atau GRATIS. hal ini lah yang membuat sebagian musisi merasa marah. namun juga ada sedikit dari mereka yang memanfaatkan hal itu sebagai promosi. kembali lagi, jika yang dibajak adalah seluruh isi album apakah masih layak? dimana nilai dari sebuah hasil karya itu sendiri?

musik adalah sebuah seni, sedangkan lagu adalah karya seni yang dapat dinikmati dalam jangka yang cukup panjang. bukan hal biasa lagi jika beberapa orang menganggap bahwa dengan mendengarkan musik dapat mengembalikan kita ke masa yang telah lewat. musik dapat membantu kita mengingat masa yang telah lampau. lagu yang diciptakan melalui isi yang kadang sesuai dengan keadaan yang kita alami juga dapat membantu kinerja otak untuk kembali normal. dari beberapa keuntungan mendengarkan lagu tersebut, tidak begitu sebanding dengan apa yang dirasakan oleh para musisi.

yap, benar jika menciptakan karya dan disukai apalagi dapat mengarahkan penonton saat konser adalah kepuasan utama bagi para musisi. berbeda rasa ketika hasil karya yang telah dibuat dengan mengorbankan waktu, uang dan lainnya demi terciptanya sebuah karya namun dilangkahi begitu saja oleh beberapa pendengar yang bisa dibilang kurang bertanggung jawab. kita hidup di jaman saat kita enggan mendownload gratis rilisan musik lokal dan orang berkata "ah lo belagu". beberapa penikmat kini seakan malas untuk pergi ke toko musik mencari apa yang baru dari musik saat ini. tidak sedikit yang enggan membuka situs resmi untuk mendapatkan rilisan dari penyanyi / grup band. rilisan rilisan baru pun lebih ramai dicari melalui situs gratis.

musik bukan hujan yang datang ke dengan sendirinya, bukan matahari yang membantu mengeringkan pakaian saat dijemur. musik lebih dari keduanya. musik dibuat mengorbankan segala bentuk usaha, jika kita sebagai pendengar hanya menikmati tanpa memberikan suatu dukungan, apa bedanya kita dengan para pembuang sampah sembarangan? kita sama2 pemeras tanpa memberikan sesuatu suara / dukungan balik. jangan pernah mematikan sebuah semangat. dibalik sedikit semangat / dukungan yang kalian berikan akan tercipta berlipat - lipat semangat / suara yang musik berikan kepada kalian.

Farhan.